My Playlist

Selasa, 31 Januari 2012

Sejarah akuntansi

Sejarah 

Akuntansi berasal dari kata to account yang berarti menghitung. depinisi dari akuntansi adalah suatu proses pengidentifikasian, pencatatan, penggolongan, pengikhtisaran dan pelaporan keuangan yang terjadi di suatu perusahaan.
Transaksi adalah suatu kejadian atau peristiwa yang dapat diukur dengan satuan uang yang dapat menambah harta,modal dan keuangan.
Akuntansi sebagai suatu seni yang mendasarkan pada logika matematik - sekarang dikenal sebagai “pembukuan berpasangan” (double-entry bookkeeping) - sudah dipahami di Italia sejak tahun 1495 pada saat Luca Pacioli (1445 - 1517), yang juga dikenal sebagai Friar (Romo) Luca dal Borgo, mempublikasikan bukunya tentang “pembukuan” di Venice. Buku berbahasa Inggris pertama diketahui dipublikasikan di London oleh John Gouge atau Gough pada tahun 1543.
Sebuah buku ringkas menampilkan instruksi akuntansi juga diterbitkan di tahun 1588 oleh John Mellis dari Southwark, yang termuat perkataanya, "I am but the renuer and reviver of an ancient old copie printed here in London the 14 of August 1543: collected, published, made, and set forth by one Hugh Oldcastle, Scholemaster, who, as appeareth by his treatise, then taught Arithmetics, and this booke in Saint Ollaves parish in Marko Lane." John Mellis merujuk pada fakta bahwa prinsip akuntansi yang dia jelaskan (yang merupakan sistem sederhana dari masukan ganda/double entry) adalah "after the forme of Venice".
Pada awal abad ke 18, jasa dari akuntan yang berpusat di London telah digunakan selama suatu penyelidikan seorang direktur South Sea Company, yang tengah memperdagangkan bursa perusahaan tersebut. Selama penyelidikan ini, akuntan menguji sedikitnya dua buku perusahaan para. Laporannya diuraikan dalam buku Sawbridge and Company, oleh Charles Snell, Writing Master and Accountant in Foster Lane, London. Amerika Serikat berhutang konsep tujuan Akuntan Publik terdaftar pada Inggris yang telah memiiki Chartered Accountant di abad ke 19.

Spesialisasi akuntansi:
  1. Akuntansi Keuangan ( Financial Accounting )
  2. Akuntansi Biaya ( Cost Accounting )
  3. Akuntansi Perpajakan ( Tax Accounting )
  4. Akuntansi Anggaran ( Budgetary Accounting )
  5. Akuntansi Pemeriksaan ( Auditing )
  6. Akuntansi Pemerintahan ( Goverent Mental Accounting )
  7. Akuntansi Management ( Management Accounting 
Jabatan dalam bidang akuntansi :
  1. Akuntan Publik
  2. Akuntan Intern
  3. Akuntan Pemerintah
  4. Akuntan Pendidik
Pemakai informasi Akuntansi :
  1. Pimpinan perusahaan (Management )
  2. Pemilik Perusahaan 
  3. Kreditor dan Calon  Kreditor
  4. Insvestor dan calon Investor
  5. Instansi Pemerintah
  6. Karyawan
Prinsip-prinsip Akuntansi :
  1. Kesatuan Akuntansi
  2. Kesinambungan
  3. Periode Akuntansi
  4. Pengukuran dalam nilai uang
  5. Harga pertukaran
  6. Penetapan Beban dan Penghasilan
Siklus Akuntansi :

  1. Transaksi keuangan
  2. Mencatat segala transaksi keuangan, berdasarkan bukti asli transaksi, dalam satu periode akuntansi
  3. Membuat Jurnal Umum berdasarkan catatan no.2
  4. Membuat Buku Besar
  5. Membuat Jurnal Penyesuaian
  6. Membuat Laporan Keuangan: Laporan Laba rugi, Neraca, dan Leporan Perubahan Modal
  7. Membuat Jurnal Penutup
  8. Membuat Neraca Saldo setelah penutupan